Jumat, 28 September 2018

Skenario Persiapan dan Evakuasi (Sebelum, Saat Terjadi, Sesudah Gempa)

Skenario Persiapan dan Evakuasi (Sebelum, Saat Terjadi, Sesudah Gempa). Kita tidak tahu, dimana dan kapan gempa bumi akan terjadi.Tapi, kita bisa menghindari dampak gempa dengan memahami tindakan yang diperlukan untuk menghindari dampak yang mungkin dapat ditimbulkannya.



1. Sebelum terjadi gempa.
  • Perbaiki kerusakan di atap rumah, perkuat bangunan rumah Anda.
  • Jangan gantung (kipas angin dinding, bingkai foto, rak, lukisan, cermin, hiasan dinding, dsb) diatas tempat duduk dan tempat tidur untuk menghindari tertimpa saat terjadi gempa.
  • Ajarkan anggota keluarga Anda cara mematikan listrik dan gas untuk menghindari kebakaran.
  • Ketahui titik aman di setiap ruangan.
  • Simpan barang berat dan pecah belah di rak bawah.
2. Disaat terjadi gempa.
  • Jika Anda di dalam gedung tinggi seperti apartemen/hotel:
  1. Mungkin listrik akan padam dan alarm kebakaran akan menyalah, jangan panik.
  2. Jauhi benda yang bisa terjatuh/bergerak (kipas angin dinding, bingkai foto, rak, lukisan, cermin, hiasan dinding, lemari, furnitur, perabot tinggi, dsb) untuk menghindari tertimpa.
  3. Ambil (buku, tas, selimut, bantal, dsb) untuk melindungi kepala dan wajah Anda dari serpihan jatuh dan pecahan kaca, berjongkoklah di bawah meja yang kokoh, lalu tutup kepala dan leher dengan lengan Anda.
  4. Berlindunglah di bawah meja yang kokoh, berjongkoklah tutup kepala dan leher dengan lengan Anda. Tetap di dalam sampai gempa berhenti dan aman untuk keluar.
  5. Jangan keluar dari gedung saat gempa. Sebagian besar cedera terjadi karena tertimpa puing-puing gedung ketika orang-orang di dalam gedung berusaha pindah ke tempat yang berbeda lokasi di dalam gedung atau mencoba untuk keluar saat gempa.
  6. Jika tidak ada meja di dekat Anda, tutup kepala dan leher dengan lengan Anda dan berjongkoklah di dalam sudut gedung.
  • Jika Anda di dalam ruangan (kamar, rumah, toko, sekolah, kantor, dsb):
  1. Jauhi benda yang mungkin bisa jatuh/bergerak.
  2. Jangan panik, jangan terburu-buru keluar, ambil (buku, tas, selimut, bantal, dsb) untuk melindungi kepala dan wajah Anda dari serpihan jatuh dan pecahan kaca dan tutup kepala dan leher dengan lengan Anda, keluar ke area terbuka dengan tenang, jangan membuat kepanikan.
  • Jika Anda di luar ruangan:
  1. Pindah di area terbuka jauh dari jaringan listrik, tiang, pohon dan dinding.
  2. Tetap di area terbuka sampai getaran gempa berhenti.
  3. Jauhi saluran listrik yang jatuh.
  4. Jika mengemudi berhentilah di tempat terbuka jauh dari jembatan, jembatan layang dan saluran listrik.
3. Setelah terjadi gempa.
  • Periksa diri Anda, jika cedera segera cari pertolongan pertama.
  • Periksa jika ada kebocoran gas, kebakaran.
  • Matikan sumber listrik.
  • Tinggalkan pesan yang menyatakan Anda akan kemana, jika Anda mengevakuasi diri.
  • Hindari masuk ke dalam bangunan, karena gempa susulan bisa menyebabkan kerusakan lebih lanjut.
  • Jangan menggunakan kendaraan, jangan membuat kemacetan karena operasi bantuan membutuhkan jalan untuk mobilitas.
  • Bersiap jika terjadi gempa susulan.
  • Tetap tenang dan bantu orang lain yang terluka atau terperangkap. Utamakan membantu bayi dan orang tua.
  • Jika terjebak di bawah serpihan, JANGAN nyalakan korek. Jangan bergerak karena akan menghasilkan debu. Tutupi mulut Anda dengan saputangan atau pakaian. Ketuk pipa atau dinding sehingga penyelamat dapat menemukan Anda jika Anda terjebak oleh puing-puing. Jangan berteriak, berteriak menyebabkan Anda menghirup debu dalam jumlah yang berbahaya.
Bagikan artikel ini ke keluarga dan teman-teman Anda, terima kasih.

Lokasi: Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia